Webinar Nasional Kiat-Kiat Menghafal Alquran untuk Siswa (i) pada Masa Pandemik

Ahad, 08 Nopember 2020, Analog Teachers of Learning yang didirikan oleh Syarifuddin, M.Pd, Dosen Prodi PGMI STIQ Amuntai kembali mengadakan kegiatan webinar dengan tema "Kiat-Kiat Menghafal Alquran untuk Siswa (i) pada Masa Pandemik". Pada kegiatan webinar kali ini, pihak panitia mengundang Muh. Haris Zubaidillah, SQ., M.Pd - yang juga sebagai Dosen STIQ Amuntai - untuk menjadi narasumber materi terkait tema menghafal Alquran pada masa Pandemik. Kegiatan ini dihadiri oleh para guru, orang tua dan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Peserta kegiatan yang mendaftar menurut panitia pelaksana kegiatan diperkirakan hampir 300 orang. Kegiatan didukung oleh Sekolah Tinggi Ilmu Alquran (STIQ) Amuntai, Borneo Tour & Travel, KHD Production dan Berkah Ziarah. Webinar dimulai dari jam 10.00 hingga jam 12.10 Wita. Kegiatan ini menggunakan media Zoom sebagai latar kegiatannya.

Kegiatan Webinar ini dipimpin oleh pembawa acara Ahmad Muzakkir (mahasiswa aktif Prodi PGMI STIQ Amuntai), diikuti sambutan oleh Syarifuddin, M.Pd selaku pendiri dan pimpinan Analog Teachers of Learning. Syarifuddin menyampaikan bahwa Analog Teachers of Learning ini didirikan sebagai tawaran solusi atas kegelisahan dari para pelaku pendidikan, khususnya para guru terkait tantangan pendidikan dan pembelajaran yang semakin besar, terutama pada masa pendemik. Analog Teachers of Learning membuat agenda-agenda atau kegiatan yang kreatif dan inovatif dengan berbagai tema yang terkait dengan optimalisasi pembelajaran di masa pandemik ini. Syarifuddin mengungkapkan bahwa di antara agenda Analog Teachers of Learning adalah (1) Webinar yang diselenggarakan secara rutin setiap minggu atau setidaknya tiga sampai empat kali dalam sebulan; (2) Pelatihan yang ditujukan kepada para guru untuk meningkatkan kompetensi pedagagogik guru, khususnya di bidang media pembelajaran; (3) Workshop dengan mengundang para ahli seperti guru besar dan dosen yang memiliki keahlian tertentu, yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di bidang literasi dan penulisan. Syarifuddin juga menambahkan bahwa pandemik Covid 19 ini telah memberikan pengaruh yang besar terhadap segala aspek manusia, baik sosial, ekonomi dan pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan atau guru diharapkan dapat beradaptasi dan mengembangkan kompetensinya agar dapat menghadapi tantangan ini dengan baik.

Acara selanjutnya adalah paparan materi dari narasumber, yang dipimpin oleh Nasrullah (Mahasiswa Aktif Prodi PGMI STIQ Amuntai) sebagai moderator materi. Muh. Haris Zubaidillah, SQ., M.Pd sebagai pemateri dan narasumber pada kegiatan webinar ini menyampaikan tiga poin utama dalam menghafal Alquran pada masa pandemi ini, yaitu fadhilah dan manfaat menghafal Alquran, sistem menghafal Alquran di masa pandemi Covid 19 dan Kiat-kiat menghafal Alquran di masa pandemik.

Menghafal Alquran memiliki fadhilah dan manfaat yang besar bagi kehidupan umat Islam. Menukil dari hadits Nabi Muhammad SAW, bahwa di antara fadhilah menghafal Alquran adalah (1) Orang yang belajar dan mengajarkan Alquran adalah sebaik-baik umat Nabi Muhammad SAW; (2) Membaca satu huruf Alquran oleh Allah diberikan pahala sepuluh kebaikan; (3) Orang yang mahir dengan Alquran maka ia akan bersama para malaikat yang mulia. Sementara orang yang membaca Alquran dengan terbata-bata dan kesulitan membaca, oleh Allah tetap diberikan apresiasi dengan mendapatkan dua pahala bagi pembaca Alquran yang terbata-bata tadi; (4) Alquran yang selalu dibaca akan menjadi penolong pada hari kiamat; (5) Orang yang disibukkan oleh membaca, menghafal dan mempelajari Alquran sehingga tidak sempat meminta kepada Allah, maka Allah akan memberikan kepadanya sesuatu yang lebih baik dari pada yang diberikan kepada orang yang meminta; (6) Orang yang menghafal Alquran kemudian mengamalkannya, maka orang tuanya akan diberikan mahkota oleh Allah di hari kiamat, serta dapat memberi syafaat kepada keluarganya yang akan masuk neraka.

Muh. Haris Zubaidillah juga menambahkan bahwa di samping manfaat secara normatif, menghafal Alquran juga memiliki banyak manfaat empiris. Di antaranya menghafal Alquran berpengaruh terhadap peningkatan intelektual, emosional serta mental seseorang. Orang yang gemar menghafal dan membaca Alquran cenderung memiliki tingkat emosional dan mental yang lebih sehat dibanding yang lain. Menghafal Alquran juga memiliki dampak terhadap peningkatan kedisiplinan dan daya konsentrasi siswa. 

Sistem menghafal Alquran di masa pendemik ini menurut Muh. Haris Zubaidillah ada tiga sistem, yaitu sistem luring, daring dan kombinasi. Sistem tersebut dapat dilihat pada skema di bawah ini:



Adapun kiat-kiat menghafal Alquran, adalah sebagai berikut.


Di ujung acara, beberapa peserta memberikan pertanyaan-pertanyaan terkait menghafal Alquran di masa pendemik. Peserta terlihat begitu antusias dan aktif dalam diskusi ini. Pemateri menjawab dan menjelasakan satu persatu pertanyaan peserta. Akhirnya, pada pukul 12.05 tepat sebelum adzan Zhuhur, acara pun ditutup oleh moderator. Kegiatan webinar dengan tema "Kiat-Kiat Menghafal Alquran untuk Siswa (i) pada Masa Pandemik" terlaksana dengan baik dan lancar, dan para peserta melalui komentar-komentar di chat Zoom terlihat puas dengan kegiatan ini.

Arsip Kegiatan 

Komentar