Seminar
dibuka secara resmi oleh Ketua STIQ Amuntai, Dr. H. Abd Hasib Salim,
M.AP, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya membangun kesadaran
finansial sejak masih menjadi mahasiswa. Menurutnya, kemampuan mengelola
keuangan merupakan salah satu keterampilan hidup (life skill) yang harus
dimiliki generasi muda untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa
depan.
Kegiatan
ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Miftahul Jannah, M.Pd. dan Syarifuddin,
S.Pd.I., M.Pd., yang berbagi wawasan mengenai pentingnya pengelolaan
keuangan secara cerdas, efektif, dan sesuai dengan perkembangan era
digital.
Pada sesi
kedua, Syarifuddin, S.Pd.I., M.Pd. menyampaikan materi bertajuk "Mengelola
Keuangan di Era Digital."Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa
kemudahan transaksi digital, penggunaan dompet elektronik, hingga maraknya
layanan pinjaman dan investasi daring memberikan banyak peluang sekaligus
tantangan bagi generasi muda.
Ia
mengajak mahasiswa untuk tidak hanya memahami cara memperoleh penghasilan,
tetapi juga mampu mengelola, merencanakan, dan mengembangkan keuangan secara
bertanggung jawab. Menurutnya, kebiasaan finansial yang baik harus dibangun
sejak dini agar mampu menciptakan kemandirian ekonomi di masa mendatang.
Dalam
penyampaiannya, Syarifuddin menegaskan sebuah pesan yang mendapat perhatian
dari para peserta.
"Saat
muda jangan ingin terus merepotkan orang tua, dan ketika tua jangan sampai
menjadi beban bagi anak. Kemandirian finansial harus dipersiapkan sejak
sekarang melalui kebiasaan mengelola keuangan dengan baik."
Pesan
tersebut menjadi pengingat bahwa literasi finansial bukan sekadar kemampuan
menghitung pemasukan dan pengeluaran, melainkan juga membangun pola pikir yang
bertanggung jawab terhadap masa depan. Mahasiswa didorong untuk mulai
membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran, membangun dana darurat,
serta memanfaatkan teknologi digital secara bijaksana untuk mendukung kesehatan
finansial.
Antusiasme
peserta terlihat sepanjang kegiatan. Ratusan mahasiswa aktif mengikuti jalannya
seminar dan memanfaatkan sesi diskusi untuk mengajukan berbagai pertanyaan
seputar pengelolaan keuangan pribadi, investasi, kebiasaan menabung, hingga
tantangan mengatur pengeluaran di era transaksi digital yang semakin mudah.
Ketua
panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, pimpinan STIQ
Amuntai, dosen, panitia, dan peserta yang telah mendukung terselenggaranya
seminar tersebut. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai
upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa, tidak hanya dalam bidang akademik,
tetapi juga dalam membangun kecakapan hidup yang relevan dengan kebutuhan
zaman.
Sebagai
penutup rangkaian acara, dilaksanakan sesi dokumentasi dan foto bersama yang
diikuti oleh Ketua STIQ Amuntai Dr. H. Abd Hasib Salim, M.AP., Ketua
Program Studi PGMI Haji Hamli, M.Pd., Wakil Ketua I Dr. Muh. Haris Zubaidillah,
M.Pd., para narasumber, panitia HMPS PGMI, serta seluruh peserta seminar. Momen
tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun budaya literasi
finansial di lingkungan STIQ Amuntai.
Melalui Seminar Literasi Finansial ini, HMPS Program Studi Madrasah Ibtidaiyah STIQ Amuntai berharap mahasiswa semakin memiliki kesadaran untuk mengelola keuangan secara cerdas, adaptif, dan bertanggung jawab, sehingga mampu menjadi generasi yang mandiri secara finansial serta siap menghadapi tantangan ekonomi di era digital.
0 Komentar