Jaringan Peneliti Perempuan Banjar dan Melayu: Diskusi Publik Perempuan Dalam Ruang Ilmiah

 Minggu 03 Januari 2021

Menandai babak baru di awal tahun 2021, kegiatan akademik Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Sekolah Tinggi Ilmu Alquran (STIQ) Amuntai diwarnai dengan dilaksanakannya kegiatan ilmiah dengan tema "Jaringan Peneliti Perempuan Banjar dan Melayu: Diskusi Publik Perempuan Dalam Ruang Ilmiah". Acara ini menghadirkan pembicara dan peneliti perempuan yang berupaya membuka ruang diskusi tentang tema-tema perempuan dan eksistensinya dalam ruang publik.

Kegiatan yang di moderatori oleh Nida Mauizdati, M.Pd diawali dengan opening speech ketua Jaringan Peneliti Perempuan Banjar dan Melayu oleh Hikmatu Ruwaida, M.Pd.I (Dosen Tetap Prodi PGMI STIQ Amuntai) dengan tema  Kesejahteraan Sosial Perempuan Banjar (Kebebasan Akses Pendidikan, Ekonomi dan Politik). Kegiatan ini juga menghadirkan pembicara lain yaitu Miftahul Jannah, M.Pd (Dosen Tetap Prodi PGMI STIQ Amuntai) dengan tema Strategi Work Family Balance Pada Perempuan Suku Banjar dan pembicara Rabiah, M.Pd.I (Dosen STAI RAKHA Amuntai dengan tema Masyarakat Tutus Banjar : Indoktrinasi Terh


adap Anak Perempuan Banjar Dalam Pendidikan Keluarga. Kegiatan ini juga menghadirkan pembicara dari Kolej Universiti Islam Antarabangsa Selangor (KUIS) Dr. Norsaleha Mohd. Salleh dengan tema Penolakan Terhadap Agenda Feminisme dan Liberalisasi di Malaysia.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari pihak mahasiswa/I dan penggiat kajian perempuan di wilayah Kalimantan Selatan dan memunculkan harapan baru agar suara perempuan bisa lebih didengar dengan suasana diskusi yang dibangun dengan baik dan bisa membuka ruang yang lebih luas bagi eksistensi perempuan dalam berbagai bidang/kegiatan sosial.

Arsip kegiatan http://bit.ly/RecKIJPPBM

Komentar