Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan
dalam bentuk seminar bertajuk Artificial Intelligence School dengan tema
“Guru Cerdas, Teknologi Tuntas!”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh
Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HMPS
PGMI) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Rakha Amuntai. Seminar ini menghadirkan dua
narasumber, yaitu Muhammad Majdi, M.Pd. dan Nurul Huda, M.Pd., yang merupakan
dosen Program Studi PGMI.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 9 Februari 2026,
bertempat di Lantai 3 STIQ Rakha Amuntai, mulai pukul 13.00 WITA hingga
selesai. Seminar ini dihadiri oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari
mahasiswa STIQ Rakha Amuntai, khususnya semester 2 dan 4 PGMI yang diwajibkan
hadir, serta peserta umum yang memiliki minat terhadap pemanfaatan teknologi
kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi
digital dan kompetensi mahasiswa serta calon guru dalam memanfaatkan Artificial
Intelligence (AI) secara bijak dan produktif dalam proses pembelajaran. Seminar
ini juga bertujuan untuk memberikan wawasan praktis mengenai penerapan AI dalam
penyusunan perangkat pembelajaran dan evaluasi belajar, sehingga peserta tidak
hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara
langsung.
Materi pertama disampaikan oleh Muhammad Majdi, M.Pd.
dengan tema “Pembelajaran Menggunakan AI (Membuat Soal dan Kuis)”. Dalam
pemaparannya, beliau menjelaskan bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk membantu
guru dalam menyusun soal pilihan ganda, soal uraian, serta membuat kuis
interaktif secara efektif dan efisien. Peserta juga diberikan contoh praktik
penggunaan AI untuk merancang instrumen evaluasi pembelajaran yang sesuai
dengan indikator dan level kognitif. Penekanan diberikan pada pentingnya kemampuan
guru dalam menyusun prompt yang tepat agar hasil yang diperoleh dari AI tetap
berkualitas dan relevan dengan tujuan pembelajaran.
Materi kedua disampaikan oleh Nurul Huda, M.Pd. dengan
fokus pada “Penyusunan RPP atau Modul Ajar Menggunakan AI”. Dalam sesi ini,
peserta dibimbing untuk memahami bagaimana AI dapat membantu dalam merancang
RPP atau modul ajar yang sistematis, mulai dari perumusan tujuan pembelajaran,
penyusunan langkah-langkah kegiatan, hingga penilaian. Narasumber juga
menekankan bahwa AI berfungsi sebagai alat bantu, sedangkan kreativitas,
analisis kebutuhan peserta didik, dan penyesuaian konteks tetap menjadi tanggung
jawab guru.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara interaktif dengan
sesi tanya jawab dan praktik langsung menggunakan perangkat masing-masing
peserta. Peserta diminta membawa telepon genggam untuk mencoba secara langsung
pembuatan soal, kuis, serta rancangan modul ajar berbasis AI. Antusiasme
peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi dan praktik, serta
banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait penerapan AI dalam pembelajaran di
madrasah dan sekolah dasar.
Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat
ini berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan
pemahaman serta keterampilan peserta dalam memanfaatkan teknologi AI untuk
mendukung pembelajaran. Dengan jumlah peserta sekitar 150 orang, kegiatan ini
menunjukkan tingginya minat terhadap integrasi teknologi dalam pendidikan.
Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna
mendukung terciptanya guru yang adaptif, inovatif, dan kompeten di era digital.
0 Komentar