Ad Code

Ticker

6/recent/ticker-posts

Membumikan Al-Qur’an melalui FASSTIQ: Pendampingan Lomba Tahfiz bagi Generasi Muda di Kecamatan Babirik

 

Amuntai, 4 Oktober 2025 — Sejumlah dosen Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai turut berperan aktif dalam menyukseskan Festival Anak Sholeh STIQ (FASSTIQ) dengan menjadi dewan hakim dalam bidang Tahfiz Al-Qur’an. Khusus untuk lomba Tahfiz Al-Qur’an ini digelar di Mesjid Al-Mubarak, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, pada tanggal 4 Oktober 2025.

Tujuan utama dari lomba Tahfiz Al-Qur’an ini adalah mendekatkan anak-anak dengan Al-Qur'an sejak dini. Dengan adanya lomba ini, anak-anak termotivasi untuk membaca, menghafal, dan berinteraksi dengan ayat-ayat suci secara rutin. Lomba ini juga menjadi sarana untuk menguji sejauh mana kualitas hafalan generasi muda, baik dari segi kelancaran hafalan, tajwid, dan kefasihan dalam makharijul huruf.

Lomba Tahfiz Al-Qur’an ini diikuti oleh peserta dari berbagai kelurahan se-Kacamatan Babirik. Rangkaian acara dimulai dengan sambutan serta Ketua Dewan Hakim, sekaligus menjelaskan tata cara perlombaan, serta kriteria penilaian. Selanjutnya, perlombaan Tahfiz Al-Qur’an dimulai pada pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 12.00 WITA, dengan 41 peserta. Pada akhir sesi perlombaan, ditutup dengan rapat dewan hakim yang berlangsung pada pukul 12.00-12.30, yang kemudian hasil dari rapat kejuaraan ini diumumkan saat acara penutupan FASSTIQ pada Minggu pagi pukul 08.30-11.00 di Panggung Utama di Terminal Babirik.

Adapun dosen-dosen STIQ Amuntai yang mendapat amanah sebagai dewan hakim antara lain:

1.  H. Muh. Haris Zubaidillah, SQ., M.Pd (Ketua Dewan Hakim, juga sebagai penanya)

2.  Ulfa Hidayati, M. Pd (Penilai bidang tahfiz/kelancaran hafalan)

3.  Munawarah, S. Pd (Penilai bidang fashahah dan tajwid)

Partisipasi dosen-dosen STIQ Amuntai ini merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, sekaligus kontribusi lembaga pendidikan tinggi Islam dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan FASSTIQ dalam bidang Tahfiz Al-Qur’an. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan penilaian yang objektif, adil, dan profesional sehingga terlahir hafiz dan hafizah cilik dengan hafalan yang lancar dan berkualitas.

 

 

 

Posting Komentar

0 Komentar