HMPS PGMI STIQ Amuntai mengadakan kegiatan
Seminar Pendidikan dengan tema " Digitalisasi Pendidikan Karakter Pada
Generasi Gen-Z". Seminar ini dilakukan pada tanggal 15 dan 24 Oktober
2025 pukul 13.00-14.00 selama 2 sesi yang bertempat di STIQ Amuntai. Pemateri terdiri dari 4 dosen PGMI STIQ
Amuntai yaitu, Ibu Miftahul Jannah, M.Pd., Ibu Nida Mauidzati, M.Pd., Ibu
Mardiana, M.Pd., dan Ibu Nurul Huda, M.Pd. Peserta seminar adalah mahasiswa
STIQ Amuntai kurang lebih 80 mahasiswa. Masing-masing sesi menghadirkan 2 orang
pemateri.
Sesi
pertama dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober 2025, pemateri pertama oleh Ibu Miftahul Jannah,
M.Pd dosen PGMI STIQ Amuntai, dengan
tema "Jembatan Digital-Karakter: Strategi Mengintegrasikan Nilai dalam
Ruang Maya Gen-z. Acara berjalan lancar dan para audience sangat antusias
mengingat era digitalisasi adalah permasalahan yang hangat dan sangat menarik
untuk dikaji dan dibahas,terbukti banyak apara audience yang bertanya. Apalagi
ibu Miftahul Jannah menantang para audience yang bisa tanpa hp selama sebulan
langsung dapat doorprize motor listrik, sayangnya tidak ada audience yang
menerima tantangan karena anak-anak gen z sekarang tidak bisa meninggalkan hp
dalam kehidupan mereka sehari-hari. Kemudian lebih lanjut dalam seminarnya
beliau menuturkan beberapa nilai-nilai yang harus dikembangkan dalam bermedia
sosial diantaranya adalah tanggung jawab, kejujuran, serta pentingnya menjaga privasi dalam dunia
digital.
Pemateri kedua,
di isi oleh ibu Nida Mauidzati, M.Pd dosen PGMI STIQ Amuntai dengan tema "The
Double Tap Dilemma: Tanggung Jawab Sosial dan Emosional di Media Sosial.
Dalam seminarnya beliau mengimbau tentang pentingnya tanggung jawab dalam
bermedia sosial terutama dalam memberikan like, share, dan komen, serta
pentingnya etika dalam bermedia sosial. Apalagi di zaman sekarang ini sangat
mudah bagi seseorang untuk saling terhubung tanpa batas dan ruang serta saling
berbagi informasi. Maka kerap kali keterbukaan informasi ini menimbulkan banyak
perilaku negatif, seperti banyaknya komentar negatif yang berujung pada
perilaku bullying. Oleh sebab itu penting untuk selalu bersikap cerdas dan
bijak dalam menggunakan media sosial.
Adapun sesi
kedua, dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2025 secara hybrid, yaitu
offline yang bertempat di STIQ Amuntai dan online melalui via zoom oleh
pemateri kedua. Pemateri pertama, di isi oleh ibu Nurul Huda, M.Pd dosen PGMI
STIQ Amuntai dengan tema "Dari Scroll Ke Soul: Menguatkan Nilai Diri
Lewat Media Sosial". Dalam seminarnya beliau menuturkan untuk bijak
dalam bermedia sosial, terutama bagi gen-z yang sebagian waktunya habis untuk
bermain media sosial. Lebih lanjut beliau juga menghimbau mahasiswa untuk
cerdas dalam memilih tontonan, cek dan ricek sebelum like, share, dan
komen suatu berita, etika dalam bermedia sosial, serta menjadikan media sosial
sebagai sarana pengembangan karakter.
Pemateri kedua,
oleh ibu Mardiana, M.Pd dosen PGMI STIQ Amuntai dengan tema "Potensi dan
Pondasi Diri dalam Dunia Digital". Dalam seminarnya beliau menuturkan
bahwa kemajuan dunia digital memberikan banyak kesempatan bagi setiap orang
untuk mengembangkan minat bakat, dan
potensi yang dimilikinya. Lebih lanjut beliau juga menuturkan bahwa kecanggihan
dunia digital serta banyaknya media sosial memberikan kesempatan bagi setiap
orang untuk mengasah potensi yang dimilikinya, seperti bagi seseorang yang
tertarik dengan desain grafis. Ada banyak sekali tontonan video serta aplikasi
yang dapat dijadikan sarana untuk bisa menjadi desain grafis yang handal. Maka
dari itu beliau mengimbau perlunya pemanfaatan teknologi dan media sosial
dengan bijak dan cerdas.
Diharapkan dengan adanya seminar ini
memberikan wawasan dan pengetahun tentang
pendidikan karakter bagi setiap mahasiswa dalam dunia digital terutama
dalam bermedia sosial diantaranya":
1.
Bijak dalam memanfaatkan media sosial sebagai
pengembangan diri (potensi dan karakter)
2.
Bijak
dalam bermain media sosial terutama dalam hal waktu, artinya mampu mengelola
waktu dengan bijak untuk bermain media sosial, sehingga sebagian waktunya tidak
terbuang hanya bermain media sosial.
3.
Pentingya etika dalam dunia digital, terutama
dalam menerima dan menyebar informasi (like, share, dan komen).
4.
Pentingnya
menjaga privasi dalam dunia digital.
Link Materi Seminar
Link Materi Nida Mauidzati M.Pd
Link Materi Mardiana M.Pd
Link Materi Nurul Huda, M.Pd Unduh DI Sini
:
0 Komentar