Ad Code

Ticker

6/recent/ticker-posts

Pendampingan Pengembangan Kompetensi Komunikatif Bahasa Arab Mahasiswa STIQ Amuntai Melalui Pembiasaan Bahasa Di Asrama Bahasa Arab


Dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat (PKM) Zam Zam Rasidi, M.Pd., dosen STIQ Amuntai, melaksanakan kegiatan pendampingan Pengembangan Kompetensi Komunikatif Bahasa Arab Mahasiswa STIQ Amuntai melalui Pembiasaan Bahasa di Asrama Bahasa Arab.

Kegiatan ini dilaksanakan setiap Selasa malam pukul 20.00–21.00 WITA, mulai tanggal 2 September hingga 21 Desember 2025, selama satu semester. Kegiatan bertempat di Asrama Arrasyid Amuntai, Kelurahan Sungai Malang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Program ini dirancang, dikelola, dan didampingi langsung oleh dosen penggagas sebagai bentuk pembinaan bahasa Arab berbasis asrama yang terarah dan berkelanjutan.

Peserta binaan dalam kegiatan PKM ini adalah mahasiswa STIQ Amuntai dari Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Mahasiswa dibina dalam lingkungan asrama yang secara khusus dikembangkan sebagai bi’ah lughawiyyah (lingkungan berbahasa Arab) guna menunjang pemerolehan bahasa Arab secara alami melalui praktik komunikasi sehari-hari.

Program ini dilatarbelakangi oleh tingginya keinginan dan kebutuhan mahasiswa untuk memperoleh kesempatan yang lebih luas dalam merasakan bi’ah lughawiyyah secara berkelanjutan. Meskipun pembelajaran bahasa Arab telah diperoleh melalui perkuliahan formal, mahasiswa masih memerlukan ruang pendukung untuk mengimplementasikan bahasa Arab secara aktif dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, program pembiasaan bahasa di asrama dihadirkan sebagai sarana yang memungkinkan mahasiswa melatih dan menguatkan kompetensi komunikatif bahasa Arab secara lebih intensif di luar kelas.

Dalam pelaksanaannya, program ini menerapkan berbagai bentuk pembiasaan bahasa Arab, antara lain pembentukan pengurus bahasa (Qismul Lughah) yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program kebahasaan, penunjukan jasus sebagai pengontrol kedisiplinan berbahasa, pemberian kosakata harian, pemasangan kamus dinding yang diperbarui setiap tiga hari, kewajiban bercakap-cakap menggunakan bahasa Arab setiap hari, penerapan Arabic labeling pada setiap fasilitas asrama, pembelajaran hiwar (percakapan), serta penggunaan buku ceklis harian sebagai instrumen pembiasaan dan evaluasi.

Evaluasi peningkatan kompetensi komunikatif bahasa Arab mahasiswa dilakukan melalui monitoring berkala menggunakan buku ceklis harian penggunaan bahasa Arab. Buku ceklis tersebut berupa lembar ceklis kosong yang diisi oleh mahasiswa secara mandiri setiap hari dengan memberikan tanda ceklis serta menuliskan ungkapan atau kalam baru yang telah digunakan dalam komunikasi bahasa Arab di asrama pada hari tersebut. Pengecekan buku ceklis dilakukan secara rutin oleh pendamping dan direkapitulasi setiap bulan untuk melihat konsistensi, intensitas, serta perkembangan kemampuan berbahasa Arab mahasiswa selama mengikuti program.

Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan dapat terbentuk lingkungan bahasa Arab yang aktif dan berkelanjutan, serta meningkatnya kompetensi komunikatif bahasa Arab mahasiswa STIQ Amuntai sebagai bekal akademik dan profesional di masa mendatang.

 


Posting Komentar

0 Komentar