Dalam rangka
pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian
kepada masyarakat (PKM) Zam Zam Rasidi, M.Pd., dosen STIQ Amuntai, melaksanakan
kegiatan pendampingan Pengembangan Kompetensi Komunikatif Bahasa Arab Mahasiswa
STIQ Amuntai melalui Pembiasaan Bahasa di Asrama Bahasa Arab.
Kegiatan ini
dilaksanakan setiap Selasa malam pukul 20.00–21.00 WITA, mulai tanggal 2
September hingga 21 Desember 2025, selama satu semester. Kegiatan bertempat di
Asrama Arrasyid Amuntai, Kelurahan Sungai Malang, Kabupaten Hulu Sungai Utara,
Kalimantan Selatan. Program ini dirancang, dikelola, dan didampingi langsung
oleh dosen penggagas sebagai bentuk pembinaan bahasa Arab berbasis asrama yang
terarah dan berkelanjutan.
Peserta binaan
dalam kegiatan PKM ini adalah mahasiswa STIQ Amuntai dari Jurusan Pendidikan
Bahasa Arab (PBA) dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Mahasiswa dibina dalam
lingkungan asrama yang secara khusus dikembangkan sebagai bi’ah lughawiyyah
(lingkungan berbahasa Arab) guna menunjang pemerolehan bahasa Arab secara alami
melalui praktik komunikasi sehari-hari.
Program ini
dilatarbelakangi oleh tingginya keinginan dan kebutuhan mahasiswa untuk
memperoleh kesempatan yang lebih luas dalam merasakan bi’ah lughawiyyah
secara berkelanjutan. Meskipun pembelajaran bahasa Arab telah diperoleh melalui
perkuliahan formal, mahasiswa masih memerlukan ruang pendukung untuk
mengimplementasikan bahasa Arab secara aktif dalam kehidupan sehari-hari. Oleh
karena itu, program pembiasaan bahasa di asrama dihadirkan sebagai sarana yang
memungkinkan mahasiswa melatih dan menguatkan kompetensi komunikatif bahasa
Arab secara lebih intensif di luar kelas.
Dalam
pelaksanaannya, program ini menerapkan berbagai bentuk pembiasaan bahasa Arab,
antara lain pembentukan pengurus bahasa (Qismul Lughah) yang bertanggung
jawab atas pelaksanaan program kebahasaan, penunjukan jasus sebagai pengontrol
kedisiplinan berbahasa, pemberian kosakata harian, pemasangan kamus dinding
yang diperbarui setiap tiga hari, kewajiban bercakap-cakap menggunakan bahasa
Arab setiap hari, penerapan Arabic labeling pada setiap fasilitas asrama,
pembelajaran hiwar (percakapan), serta penggunaan buku ceklis harian sebagai
instrumen pembiasaan dan evaluasi.
Evaluasi
peningkatan kompetensi komunikatif bahasa Arab mahasiswa dilakukan melalui monitoring
berkala menggunakan buku ceklis harian penggunaan bahasa Arab. Buku ceklis
tersebut berupa lembar ceklis kosong yang diisi oleh mahasiswa secara mandiri
setiap hari dengan memberikan tanda ceklis serta menuliskan ungkapan atau kalam
baru yang telah digunakan dalam komunikasi bahasa Arab di asrama pada hari
tersebut. Pengecekan buku ceklis dilakukan secara rutin oleh pendamping dan direkapitulasi
setiap bulan untuk melihat konsistensi, intensitas, serta perkembangan
kemampuan berbahasa Arab mahasiswa selama mengikuti program.
Melalui
kegiatan PKM ini, diharapkan dapat terbentuk lingkungan bahasa Arab yang aktif
dan berkelanjutan, serta meningkatnya kompetensi komunikatif bahasa Arab
mahasiswa STIQ Amuntai sebagai bekal akademik dan profesional di masa
mendatang.

0 Komentar