Ad Code

Ticker

6/recent/ticker-posts

Guru MI dan TPA Nurul Islam Muara Uya Ikuti Pelatihan Grapologi untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

 

Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kualitas tenaga pendidik, Yayasan Nurul Islam Littafaqquh Wal Irsyad Muara Uya Tabalong menggelar Pelatihan Grapologi bertema “Mengenal Kepribadian Anak Didik Melalui Tulisan Tangan” pada Jumat, 2 Januari 2026, pukul 08.00–14.30 WITA. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Yayasan Nurul Islam Littafaqquh Wal Irsyad Muara Uya Tabalong ini diikuti oleh sekitar 15 dewan guru MI dan TPA Nurul Islam dengan penuh antusias dan semangat belajar.

Pelatihan menghadirkan Dr. Ahmad Rifa’i, M.Pd.I sebagai narasumber utama. Dalam penyampaian materinya, beliau menjelaskan bahwa tulisan tangan bukan sekadar rangkaian huruf, melainkan cerminan kondisi psikologis, karakter, hingga kecenderungan potensi seseorang. Melalui pendekatan grafologi, guru dapat memahami siswa secara lebih mendalam, sehingga strategi pembelajaran yang diterapkan menjadi lebih tepat sasaran dan humanis.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan tertib. Acara diawali dengan sesi pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pemanasan berupa tes kepribadian. Para guru diminta menuliskan beberapa kalimat di kertas yang telah disediakan. Hasil tulisan tersebut kemudian dianalisis secara langsung oleh narasumber sebagai contoh praktik dasar grafologi. Suasana semakin hidup ketika para peserta mulai mencocokkan hasil analisis dengan karakter masing-masing, yang ternyata banyak menunjukkan kesesuaian.

Memasuki sesi inti, narasumber memaparkan berbagai aspek penting dalam membaca karakter melalui tulisan tangan, seperti ukuran huruf, tekanan tulisan, kemiringan, jarak antar kata, serta bentuk tanda tangan. Setiap aspek dijelaskan secara rinci disertai contoh konkret yang mudah dipahami. Para guru pun aktif bertanya dan berdiskusi, terutama terkait penerapan ilmu tersebut dalam mendampingi siswa dengan karakter yang beragam.

Tidak hanya itu, pelatihan juga dilengkapi dengan materi tambahan berupa tes minat dan bakat. Sesi ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya mengenali potensi terpendam siswa sejak dini. Dengan mengetahui kecenderungan minat dan bakat anak, guru diharapkan mampu memberikan arahan dan pembinaan yang sesuai, sehingga setiap peserta didik dapat berkembang secara optimal sesuai keunikan masing-masing.

Ketua Yayasan, Ahmad Mansur, S.Pd.I, M.H, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ia menginginkan guru-guru MI dan TPA Nurul Islam memiliki skill, wawasan, dan kualitas yang tidak kalah dengan sekolah-sekolah lain. Menurutnya, peningkatan kualitas guru adalah investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang berakhlak, cerdas, dan berdaya saing.

Beliau juga berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, baik dalam bidang metode pembelajaran Quran maupun pengembangan metode pembelajaran lainnya. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan terbangun budaya belajar sepanjang hayat di kalangan pendidik.

Pelatihan ditutup pada pukul 14.30 WITA dengan sesi refleksi dan foto bersama. Para peserta mengaku mendapatkan pengalaman dan ilmu baru yang sangat bermanfaat. Semangat kebersamaan dan keinginan untuk terus berkembang menjadi bukti bahwa MI dan TPA Nurul Islam berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik secara menyeluruh.

 

Posting Komentar

0 Komentar